Oh my God! Aku tuh tadi beneran kabur, terus makan siang bareng gebetan dan jalan-jalan! Mengejutkannya lagi, dia 'tuh bilang gini :
"Kamu kok tangannya diplester, kaya abis di infus aja!" O..ou.. Aku cuma tersenyum saja.
Pulang-pulang, ya.. aku balik ke rumah. Papah dan kakak sedang sibuk dengan teleponnya, Mamah dan ade hanya duduk menangis dengan cemas. Lalu aku nongol gitu aja di depan mereka, mereka memandang aku dengan serius, lalu papah melotot, dan mulailah aku dimarahi :
"Kamu itu kemana aja sih? Semua khawatir nyariin kamu! Ditelpon gak diangkat-angkat, disms gak dibales! Kamu kemana? Naik apa? Sama siapa? Kamu ini gimana sih, lagi sakit malah keluyuran, kemarin kamu denger sendiri 'kan.. Dokter bilang kamu harus istirahat full!! Kamu itu ya.. keras kepala! Papah gak ngerti apa sih yang ada di pikiranmu?"
Aku hanya tersenyum. Lalu papah tambah melotot, akhirnya aku menunduk.
Seperti biasa, kalau sedang dimarahi, kakak pasti ngebela aku. Kali ini bukan kakak saja yang ngebela, tapi mamah juga.
"Sudahlah, Pah. Biarin ade istirahat dulu. Kasian dia capek."
Terus mamah nerusin,
"Papah gak usah marah begitu. Mungkin dia jenuh di RS dan nyari suasana baru. Sudahlah."
Yess... Aku dibela :D Jadi aja, papah kalah. hhe..
Sabtu, 28 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar